Laboratorium Swiss Benarkan Yasser Arafat Tewas Karena Diracun

Kematian Yasser Arafat selama ini menimbulkan teka teki tentang penyebab kematiannya. Namun akhirnya terbukti kalau Yasser Arafat tewas akibat diracun. Laboratorium Swiss telah menemukan tingkat polonium yang tinggi terdapat di baju yang dikenakan Yasser Arafat sebelum meninggal dunia.
Media Reuters mewartakan, Rabu (29/8/2012), salah seorang peneliti dari laboratorium di Swiss mengatakan, polonium 210 yang luruh akan menjadi 206, kemudian memancarkan partikel alpha. Alpha partikel hanya melakukan perjalanan beberapa sentimeter di udara dan dapat dihentikan oleh selembar kertas.
"Zat tersebut sangat sulit untuk terdeteksi. Tapi ketika dicerna di dalam tubuh akan menimbulkan bahaya radiasi yang mematikan," tambah peneliti tersebut. Ia juga mengungkapkan jika bahan berbahaya itu ditemukan di baju yang dipakai Yasser Arafat yang lahir pada tanggal 24 Agustus 1929.
Jika terkena zat ini, maka gejala keracunan termasuk diare, muntah, gagal hati, penurunan sel darah putih dan rambut rontok akan tampak pada penderita.
Yasser Arafat meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Prancis pada tanggal 10 November 2004 setelah sakit mendadak yang membuat dokter kebingungan.
(Op)/liputan6;foto:nndb.com