Lebaran, Syahrini Rindu Mendiang Ayah

Lebaran, Syahrini Rindu Mendiang Ayah

Syahrini
[imagetag]

Syahrini. Foto: Muhammad Rasyad

Syahrini merayakan Lebaran tanpa ada sosok ayahnya. Syahrini selalu ingat "kecerewetan" sang ayah dalam hal agama.

"Pas lebaran kan kalau ada almarhum itu kalau salat Ied enggak pernah
terlambat. Apalagi kita kan cewek jadi ribet, biasanya yang menggelegar gitu nyuruh-nyuruh cepet sholat. Kangen yah," papar Syahrini ditemui di kediamannya komplek Haur Jaya, Jalan Bitung 1 no 12, Bogor, Minggu (19/8).

Pada kesempatan berkumpul di hari Lebaran, Syahrini tak pernah absen untuk sungkem kepada orangtua. Itulah yang membuat dirinya merasa haru, terlebih saat ia teringat akan ayahnya.

"Ya biasanya kalau sungkem itu sebelahnya ibu ya papa, tapi sekarang nggak ada. Jadi terharu dan nangis inget papa," ucapnya mengenang. "kangen marahnya, kangen sayangnya," tambahnya.

Syahrini selalu teringat ajaran agama dari ayahnya kepada dirinya. Sebelum mendiang meninggal, ia memberikan pesan untuk putri sulungnya ini. "Sebelum almarhum meninggal itu kan memang dipesan untuk sholat 5
waktu, semua perintah Allah itu lewat papa disampainnya termasuk
berhijab," ucapnya.

Salah satu pesan ayahnya yang kini mulai ia jalankan adalah menata penampilan dengan berhijab. "Mulai 2009 kan aku sudah
mulai tertutup. Insya allah sudah mulai kesiapan mental untuk
tertutup. Menata dan menjilbabi hati dulu," akunya.