Rhoma Irama Mendukung Partai Islam

[imagetag]

Terkait Sara, Rhoma Irama mengaku tak mendukung 2 calon gubernur DKI dan wakilnya. Ia hanya mendukung partai Islam, Rhoma bahkan rela berkorban jiwa raga dan harta.

"Dari tahun 1982, beliau dukung partai Islam. Tapi bukan tim sukses," ujar Vicky Irama, anak Rhoma di depan kantor Panwaslu DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/8).

Vicky menambahkan dengan mengatakan, "Beliau hanya simpatisan. Demi agama, korbankan jiwa raga dan harta," terangnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnnya, Rhoma Irama, menangis haru saat mendatangi gedung Panwaslus saat menjalani pemeriksaan terkait dugaan SARA terhadap pasangan calon Gubernur DKI, Jokowi-Ahok.

"Jangan kegeeran dulu. Dia (Rhoma Irama) nangis karena terharu dan banyak yang ikut berpartisipasi mendukung umat Islam," ucap Vicky.

Vicky menambahkan dengan mengatakan, isu SARA sengaja dihembuskan pihak tertentu untuk mengadu domba. Ia hanya melihat kapasitas ayah kandungnya sebagai seorang ulama yang menyampaikan ajaran agama.

"Dari rekaman itu dilaporkan ke Panwaslu. Itu sebenarnya ada penyusup. Ada orang iseng, ngintip-ngintip cari masalah. Dari awal sampai akhir nggak ada yang melanggar. Dari situ saya lihat kapasitas bapak saya sebagai ulama, sampaikan yang harus disampaikan,? terang Vicky.